Logo SDIT Wahdatul Ummah Semua Artikel

14 September 2026

6x dibaca

SDIT Wahdatul Ummah Mempringati Maulid Nabi

SDIT Wahdatul Ummah Mempringati Maulid Nabi

Meneladani Akhlak Nabi, Menebar Cinta dan Kepedulian di SDIT Wahdatul Ummah.

Metro — Senin, 24 Agustus 2026. Suasana penuh keceriaan dan keberkahan menyelimuti SDIT Wahdatul Ummah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi, Menebar Cinta untuk Sesama”, kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh siswa untuk mengenal lebih dekat keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan shalat Dhuha bersama, dilanjutkan dengan pengondisian siswa dan lantunan gema shalawat Nabi. Dengan penuh semangat, siswa-siswi bersama-sama bershalawat sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Puncak kegiatan semakin menarik dengan hadirnya pendongeng Kak Catur Wulan Sari. Melalui dongeng yang dikemas secara menyenangkan dan edukatif, siswa diajak menyelami kisah-kisah keteladanan Rasulullah SAW. Pesan tentang akhlak mulia, kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian disampaikan dengan bahasa yang dekat dengan dunia anak sehingga suasana menjadi semakin hidup dan penuh antusiasme.

Tidak hanya mendengarkan dongeng, para siswa juga mengikuti rangkaian pembiasaan Islami seperti dzikir, doa harian, adab, dan kegiatan yang menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kemeriahan berlanjut melalui kegiatan kreatif berupa membuat kolase, lomba Adzan, Dai cilik, Pidato, LCT PAI, tahfiz, tahsin, dan lomba kaligrafi . Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan cara yang menyenangkan.

Dari Cinta kepada Nabi, Tumbuh Kepedulian kepada Sesama

Semangat Maulid Nabi tidak berhenti pada perayaan. SDIT Wahdatul Ummah juga mengajak para siswa untuk menerapkan salah satu nilai penting yang dicontohkan Rasulullah SAW, yaitu peduli dan berbagi kepada sesama.

Sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pengumpulan infak peduli saudara yang terdampak bencana alam. Para siswa diberikan kesempatan untuk berbagi sebagian rezeki yang mereka miliki sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.

mood Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa mencintai Rasulullah SAW bukan hanya dengan bershalawat dan mengenang perjuangan beliau, tetapi juga dengan meneladani akhlaknya dalam kehidupan nyata—salah satunya dengan membantu dan meringankan beban orang lain.

Kegiatan Maulid Nabi di SDIT Wahdatul Ummah pun menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menjadi ruang untuk menanamkan nilai cinta kepada Rasulullah, akhlak mulia, kreativitas, kebersamaan, dan kepedulian sosial sejak dini.

Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, seluruh siswa SDIT Wahdatul Ummah semakin mengenal, mencintai, dan mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Meneladani Akhlak Nabi, Menebar Cinta untuk Sesama.”

Dari sekolah, tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan peduli.

Bagikan Artikel Ini: